Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu mendukung program swasembada pangan yang mandiri dan berkelanjutan melalui kegiatan Panen Raya Ikan Bandeng dan Garam Sungkup yang digelar di Petak 3f Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cemara, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Indramayu, Desa Losarang Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jumat (22/05).
Kegiatan panen raya tersebut dihadiri Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Barat yang diwakili oleh Sekretaris Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Eris Mulyana, Wakil Administratur KPH Indramayu Taufiq Qurahman, Ketua LMDH Jabar, Dian Sudiana, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Deputi Penyedia dan Penyalur BGN, Forkopimda Indramayu, Camat Losarang, kepala desa, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), kelompok tani setempat, serta para pemangku kepentingan terkait.
Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Barat yang diwakili oleh Sekretaris Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Eris Mulyana, menegaskan bahwa Perum Perhutani terus berkomitmen mendukung program ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan.
“Perhutani terus berkolaborasi dengan masyarakat sekitar hutan serta para petani dan peternak untuk mendorong peningkatan produktivitas lahan melalui sistem agroforestry. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Kabupaten Indramayu sekaligus mendukung ekonomi kerakyatan dengan prinsip Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua LMDH Jabar, Dian Sudiana, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya tersebut merupakan wujud komitmen nyata dalam menjaga ketahanan pangan dan gizi masyarakat, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi lokal yang berkelanjutan serta mendukung program pemerintah di bidang ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan produktif hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui panen raya ini, inovasi seperti garam sungkup dan optimalisasi budidaya bandeng diharapkan mampu menjadikan Jawa Barat sebagai pelopor kedaulatan pangan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami berharap hasil produksi tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dapat dipasarkan hingga ke luar negeri,” ujarnya.
Melalui kegiatan Panen Raya Ikan Bandeng dan Garam Sungkup ini, diharapkan produktivitas perikanan masyarakat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.
(Kom-PHT/Idr/JS)