Perhutani KPH Tasikmalaya Perkuat Sinergi Pengelolaan Wisata Bersama LMDH

Sosial Tanggal: 2026 - 05 - 16 68 views Penulis: Reva Belinda
Perhutani KPH Tasikmalaya Perkuat Sinergi Pengelolaan Wisata Bersama LMDH
TASIKMALAYA, PERHUTANI (16/05/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya kembali memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan berbasis kemitraan melalui perpanjangan Perjanjian Kerja Sama Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) bersama pengelola Wisata Bukit Panyangrayan dan Wisata Pasir Datar di Kantor Perum Perhutani KPH Tasikmalaya, Selasa (13/05).

Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur/KKPH Tasikmalaya Danu Prasetyo bersama jajaran Tim Pengembangan Bisnis KPH Tasikmalaya, Ketua LMDH Sada Ukir Anang selaku pengelola Wisata Bukit Panyangrayan, serta Ketua LMDH Mandiri Jaya Sinagar Tatang Ramdani selaku pengelola Wisata Pasir Datar.

Administratur/KKPH Tasikmalaya Danu Prasetyo menyampaikan bahwa perpanjangan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi kawasan hutan secara berkelanjutan. Menurutnya, pola kemitraan yang berjalan baik menjadi modal penting dalam pengembangan wisata berbasis hutan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat desa hutan.

“Perpanjangan kerja sama ini menjadi langkah bersama untuk memastikan pengelolaan wisata berjalan semakin tertata, berkembang, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, tanpa mengabaikan fungsi ekologis kawasan hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Sada Ukir Anang menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan Perhutani dalam pengembangan wisata yang dikelola masyarakat.

“Alhamdulillah kerja sama ini diperpanjang. Kami berharap pengelolaan wisata dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan,” katanya.

Dengan diperpanjangnya kerja sama KKP tersebut, diharapkan pengelolaan Wisata Bukit Panyangrayan dan Wisata Pasir Datar semakin berkembang sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Tasikmalaya serta memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam menjaga kelestarian kawasan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)