TASIKMALAYA, PERHUTANI (25/05/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menerima kunjungan kerja tim Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah VII dalam rangka verifikasi kegiatan Kerjasama Kemitraan Perhutani (KKP) bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di wilayah kerja Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tasikmalaya, Kamis (21/05).
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran BPHL Wilayah VII, Kepala BKPH Tasikmalaya Ryan Metika Prasetyo, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cisayong, pengurus LMDH, serta masyarakat penggarap kawasan hutan.
Verifikasi dilakukan untuk mengetahui alur proses kerja sama mulai dari usulan rencana, pemetaan lokasi dan komoditas, hingga mekanisme pembagian sharing, sekaligus mengukur dampaknya terhadap perekonomian masyarakat dan kelestarian hutan.
Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya melalui KBKPH Tasikmalaya, Ryan Metika Prasetyo, menyampaikan bahwa KKP merupakan wujud nyata komitmen Perhutani dalam memberdayakan masyarakat sekitar hutan. “Perhutani bersama LMDH bekerja sama di bidang agroforestri dan wisata alam dengan komoditas kopi dan pohon aren, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan,” ujarnya
Tim BPHL Wilayah VII melalui Diana Kusuma Wardana menyatakan bahwa verifikasi bertujuan menilai proses pelaksanaan kerja sama dan manfaatnya bagi masyarakat maupun lingkungan. “Dari hasil verifikasi dokumen dan peninjauan lapangan, mekanisme kerja sama sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Diana menilai pola kerja sama ini tetap menjaga kelestarian hutan karena tanaman kopi dibudidayakan di bawah tegakan tanpa merusak pohon utama, sehingga produktivitas lahan meningkat tanpa mengorbankan fungsi ekologis kawasan.
Skema pembagian sharing yang lebih berpihak kepada masyarakat melalui LMDH juga menjadi catatan positif. “Pembagian sharing yang lebih besar untuk LMDH menunjukkan masyarakat sangat diperhatikan. Mudah-mudahan taraf kesejahteraan perekonomiannya dapat meningkat,” pungkas Diana
Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergitas antara Perhutani, BPHL, dan masyarakat desa hutan dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)