TASIKMALAYA, PERHUTANI (19/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya melaksanakan konsolidasi bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Taraju guna memperkuat sinergi dalam mengantisipasi gangguan keamanan hutan (Gukamhut), illegal tapping (penyadapan getah pinus secara ilegal), serta potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Taraju. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (16/07).
Kegiatan tersebut dihadiri Asper/KBKPH Taraju, Fajar Wahyudin, Kepala Desa Banyuasih, Kepala Desa Taraju, Kapolsek Taraju, IPTU Nandang Andriana, S.H., Kanit Intel Polsek Taraju, serta unsur terkait lainnya. Konsolidasi dilakukan untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan membangun komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta kelestarian kawasan hutan.
Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya, Danu Prasetyo, melalui Asper/KBKPH Taraju, Fajar Wahyudin, menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan hutan sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari aparat keamanan, pemerintah desa, hingga masyarakat sekitar hutan.
“Pengamanan kawasan hutan tidak dapat dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara Perhutani, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat agar upaya pencegahan gangguan keamanan hutan dapat berjalan secara optimal. Melalui konsolidasi ini, kami berharap koordinasi di lapangan semakin solid sehingga kawasan hutan tetap aman dan lestari,” ujar Danu.
Sementara itu, Kapolsek Taraju, IPTU Nandang Andriana, S.H., menyatakan bahwa Polsek Taraju siap mendukung langkah Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Perhutani melalui penguatan koordinasi, pertukaran informasi, serta langkah-langkah preventif. Dengan kerja sama yang baik, kami optimistis potensi gangguan keamanan hutan, termasuk illegal tapping dan kebakaran hutan, dapat dicegah sejak dini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan konsolidasi ini, Perhutani KPH Tasikmalaya bersama unsur Muspika Kecamatan Taraju berkomitmen meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan kawasan hutan sehingga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dan sumber manfaat bagi masyarakat tetap terpelihara. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)