SUKABUMI, PERHUTANI (25/05/2026) | Dalam rangka meningkatkan pengelolaan objek wisata alam di wilayah kerjanya, jajaran Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi melaksanakan kegiatan monitoring di Wisata Cigunung Tugu, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Takokak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cikawung, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Agro Perhutani KPH Sukabumi, Helmy, yang mewakili Administratur Perhutani KPH Sukabumi. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Sub Seksi Hukum dan Kepatuhan, Chendra; Kepala Sub Seksi Kemitraan, Ade Ruswandi; serta Kepala Resort Takokak, Asep.
Dalam arahannya, Administratur KPH Sukabumi melalui Helmy memotivasi para pengelola wisata agar terus berupaya meningkatkan pendapatan objek wisata. Menurutnya, diperlukan terobosan berupa inovasi pengelolaan serta optimalisasi jejaring media sosial sebagai sarana promosi.
“Kami melihat potensi besar di Wisata Cigunung Tugu. Dengan inovasi yang tepat dan pemanfaatan media sosial yang masif, jumlah pengunjung akan meningkat dan otomatis berdampak pada peningkatan pendapatan,” ujar Helmy mewakili Administratur Perhutani KPH Sukabumi.
Sementara itu, Yandi selaku pengelola wisata sekaligus Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pasawahan menyambut baik kehadiran jajaran Perhutani KPH Sukabumi. Menurutnya, dukungan dari Perhutani sangat berarti bagi semangat pengelola dan masyarakat sekitar.
“Kami senang atas kunjungan dan arahan dari Bapak-Bapak Perhutani. Kami selalu berupaya menjaring pengunjung sebanyak mungkin, terutama melalui media sosial,” ujar Yandi.
Yandi juga mengakui bahwa pihaknya masih menghadapi kendala sarana dan prasarana di lokasi wisata, serta akses jalan yang belum memadai, baik dari arah Cianjur maupun Sukabumi. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki dan mengembangkan wisata tersebut.
“Sarana prasarana dan akses jalan memang menjadi tantangan kami saat ini. Tapi kami tidak patah semangat. Kami akan terus berbenah dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Perhutani, agar Wisata Cigunung Tugu semakin maju,” pungkas Yandi.
Monitoring ini diharapkan menjadi langkah sinergis antara Perhutani dan pengelola wisata dalam mengembangkan potensi ekowisata yang berkelanjutan di wilayah KPH Sukabumi. (Kom-PHT/SMI/Chen)