Majalengka, PERHUTANI (23/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Majalengka gelar apel siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan (dalkarhutla) sebagai bentuk kewaspadaan menghadapi potensi karhutla di wilayah Kabupaten Majalengka, pada Kamis (21/07).
Apel siaga melibatkan berbagai unsur, antara lain pemerintah daerah, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), UPT Kementerian Kehutanan lingkup Provinsi Jawa Barat, Manggala Agni, Perhutani, dunia usaha, relawan, serta masyarakat peduli api (MPA). Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan pentingnya sinergi dan kerja sama dalam menjaga kelestarian hutan dan lahan di Jawa Barat.
Di sela acara, Administratur KPH Majalengka, Suparno, menyampaikan bahwa dalam menghadapi Potensi Karhutla tahun 2026 pihaknya telah menyiapkan sarana pendukung untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Kolaborasi lintas sektor dan deteksi dini wilayah rawan.“Kunci penanganan Karhutla dengan komunikasi, koordinasi, dan deteksi awal. Pemetaan wilayah rawan sangat penting untuk efektivitas penanggulangan.
“Kami memiliki sarana berupa mobil pemadam yang telah dimodifikasi untuk mendukung upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta personal Polhutan Mobil dan Polhut Teritorial siap siaga di lapangan jelas “Suparno
Apel siaga ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, S.T., M.Sc., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau.
“Mari kita satukan tekad, memperkuat sinergi, mengoptimalkan seluruh sumber daya yang kita miliki, serta bekerja secara profesional, cepat, tanggap, dan terkoordinasi demi mewujudkan Jawa Barat yang bebas dari kebakaran hutan dan lahan,” ujar Dodit.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti simulasi pemadaman kebakaran hutan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknik personel sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi kondisi darurat. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh unsur yang terlibat semakin siap dan sigap dalam mencegah maupun menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Majalengka. (Kom-PHT/Mjl/Bar